Satpol PP Batang Tak Berkutik Hadapi Galian C Ilegal

Satpol PP Batang Tak Berkutik Hadapi Galian C Ilegal
FOTO|JIS: drs. m fatoni, kasatpol pp kabupaten batang

BATANG - Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Batang mengakui aktivitas penambangan galian C ilegal masih terjadi.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Satuan (Kasat) Drs. M Fatoni saat ditemui awak media di kantornya.

"Kami pernah monitoring bersama tim pengawas dan pengendalian pemanfaatan ruang yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan beberapa kali setiap kami datangi para pelaku penambang menghentikan kegiatan, namun ketika tidak ada pengawasan, mereka kembali beraktivitas, " ucap Toni.

Ia juga menambahkan, semua galian C ilegal yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Batang sudah Ia tutup dan diberi surat peringatan.

"Kami sudah menutup semua galian C ilegal dan ternyata begitu kami pulang mereka buka lagi, sedangkan kami kan tidak bisa setiap hari harus nungguin galian. Yang jelas kami sudah bertindak dan kewenangan Penindakan secara Undang-undang terhadap kegiatan galian C ilegal itukan ranah Aparat Penegak Hukum (APH) bukan Satpol PP, " tegasnya.

Sementara berdasarkan ketentuan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja diketahui secara jelas kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja antara lain: Menindak warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang mengganggu ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat, dan melakukan tindakan administratif terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas perda dan/atau perkada.

Diwaktu yang berbeda penjelasan dari Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batang Triadi Susanto berdasarkan perda No.13 Th 2019 tentang RTRW Kabupaten Batang Tahun 2019-2031 mengatur hanya ada enam wilayah kecamatan yang diperbolehkan. Secara terbatas dan bersyarat untuk kegiatan pertambangan batuan yaitu kecamatan Banyuputih, Gringsing, Limpung, Subah, Tersono, dan Tulis.

"Tapi tidak otomatis seluruh wilayah kecamatan bisa ditambang, karena harus sesuai ketentuan umum peraturan zonasi bagi masing-masing peruntukan dan atau rencana pola ruang, " jelasnya.

Triadi menyebut hanya ada tiga kawasan peruntukan yang diperbolehkan secara terbatas dan bersyarat untuk penambangan yaitu kawasan peruntukan industri, kawasan perkebunan dan kawasan holtikultura.

"Utk penambangan disepadan sungai jelas dilarang karena merupakan kawasan lindung atau penyangga ekosistem sungai. Kemudian untuk kewenangan Penindakan galian C ilegal merupakan ranah Aparat Penegak Hukum (APH) ataupun satpol PP Kabupaten Batang selaku penegak perda, DPUPR belum memiliki PPNS penataan ruang, " tutup Triadi.

Klimaks sebuah penelusuran yang telah dilakukan oleh awak media, bahwa di kecamatan-kecamatan yang sedianya tidak diperbolehkan adanya aktifitas pertambangan sebagaimana diatur oleh Perda Kabupaten Batang, masih sangat jelas terlihat adanya aktifitas penambangan galian C ilegal seperti yang terjadi di Kali Kupang Desa Brokoh, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Galian c ilegal batang satpol pp batang kabupaten batang provinsi jawa tengah
Aris

Aris

Previous Article

Memperingati HUT TNI Ke 76, Koramil Bawang...

Next Article

Kades Kedungsegog Lelang Mobil Upeti dari...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 236

Postingan Tahun ini: 236

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 205

Postingan Tahun ini: 205

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 149

Postingan Tahun ini: 149

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 132

Postingan Tahun ini: 132

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Afrizal verified

Ini Nama - Nama Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik Walikota Sungai Penuh
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya

Follow Us

Recommended Posts

Hadir di Pelantikan Pengurus PII Pusat, Menteri PUPR: Harus Kerja Keras Selesaikan Tugas Negara
Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan
Diduga Serobot Tanah, Lidik Krimsus DPD Jateng Pasang Papan dan Tunjukkan Pemilik SAH
Ketua Umum DPP AJMII Ajak Awak Media Kawal Kasus Tindakan Kekerasan Terhadap Tiga  Wartawan di Bandung Barat
Kapolri: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional Makin Optimal